Lebih dari lima tahun yang lalu, profesor jurnalistik asal Amerika Serikat, Mindy McAdams merangkum 15 artikel dari blognya, mindymcadams.com/tojou.

Tema besar dari kumpulan tulisan itu adalah panduan skill yang dibutuhkan untuk reporter yang ingin menyelami media digital dan daring (online).

Kompilasi artikel blog yang disebarkan bebas itu ia beri judul: Reporter’s Guide to Multimedia Proficiency —salinannya akan dikirim ke milis yellowcabin; kalau tertarik silakan daftar di sini:



Dari sekian banyak topik serupa, kami masih menganggap tip dari profesor Mindy merupakan salah satu yang paling oke untuk jadi catatan terkait dasar produksi konten digital.

Pada pengantarnya, Mindy menandaskan:

Kalau kamu seorang jurnalis atau pelajar jurnalistik yang merasa butuh meningkatkan dan melakukan update kemampuan teknis, maka kamu harus membaca panduan ini.

Secara keseluruhan panduan ini terdiri dari 15 poin:

  1. Membaca blog dan menggunakan layanan RSS reader;
  2. Menerbitkan blog;
  3. Menggunakan perangkat perekam audio;
  4. Menyunting materi audio;
  5. Mendengarkan podcast;
  6. Merilis podcast wawancara;
  7. Memotret dengan hasil yang baik;
  8. Mengasah dasar penyuntingan karya fotografi;
  9. Menerbitkan hasil foto;
  10. Membuat paduan gambar dan audio;
  11. Bercerita dengan paduan gambar dan audio;
  12. Mengambil gambar video;
  13. Menyunting video;
  14. Merilis video;
  15. Catatan untuk terus melatih dan mengembangkan skill.

Kami coba menerjemahkannya satu per satu lewat blog ini, sambil sesekali menyisipkan uraian tambahan dan contoh lain.

Dan post ini mengulas bagian pertama:

1. Membaca blog dan menggunakan layanan RSS reader

Meski jenis media sosial yang lebih ringkas seperti Twitter atau Instagram lebih populer, blog masih termasuk saluran yang powerful untuk menyajikan konten yang lebih lengkap.

Kalau dulu blog lebih banyak digunakan untuk keperluan personal, kini channel ini banyak digunakan untuk usaha penerbitan (publishing); entah untuk keperluan komunitas, organisasi nirlaba, atau perusahaan.

Blog merupakan media alternatif untuk kita bisa memperkaya sudut pandang (terutama topik khusus) dari yang lazimnya disediakan media massa umum; dan Mindy lewat poin ini menekankan bahwa membaca berbagai macam blog itu penting.

Menurutnya, blog yang dibaca tak harus tentang media atau jurnalistik; asal cukup untuk bisa menangkap tren sosial, media, dan teknologi.

Dalam post mengenai bagian ini ia merekomendasikan dua situs, yang mungkin sudah terlampau “besar” juga untuk disebut blog:

  • Mashable —yang membahas tentang tren internet dan media sosial.
  • ReadWriteWeb —serupa dengan Mashable.

Menambahkan rekomendasi Mindy, ada pula beberapa situs lain dari catatan kami yang mungkin bisa masuk kategori bacaan ini:

  • DailySocial —mengulas beragam hal seputar teknologi, dari sisi bisnis dan juga gaya hidup.
  • TechInAsia —mengenai perusahaan rintisan di bidang teknologi dan aplikasi; versi Indonesia bisa dicek di sini: id.techinasia.com.
  • TNW (thenextweb) —tentang teknologi.
  • PR Daily —banyak membahas tentang digital branding dan pemasaran daring.
  • Buzzfeed —situs hiburan dan menampilkan berbagai topik populer di internet.

Mindy berujar, inti dari membiasakan diri membaca blog lebih untuk mengikuti dan memahami dunia media di sekitar kita dan up-to-date dengan berbagai perubahan yang terjadi.

“Kamu tidak perlu membaca setiap artikel satu per satu. Cukup jadikan kebiasaan sehari-hari untuk mengecek hal-hal yang mungkin perlu diketahui agar tetap mengikuti tren media terkini,” katanya.

Terkait membaca blog ini Mindy juga menyarankan untuk menggunakan layanan pembaca RSS (really simple syndication), untuk mempermudah kita memilah sumber konten yang sesuai kebutuhan.

Dalam artikelnya tentang bagian ini, Mindy menekankan pada aplikasi RSS reader bernama Google Reader yang kini sudah tidak tersedia.

Sebagai penggantinya, kini bisa coba cek Feedly atau aplikasi RSS reader lain dengan cara mengetiknya di kolom pencarian pada Google Play atau App Store.

Alternatif lain, kita bisa mencoba layanan agregasi seperti Flipboard atau Kurio.

Pada aplikasi tersebut kita tinggal memilih kategori yang tersedia dan layanan akan mengumpulkan konten terkait yang tersedia, berdasarkan topik.

Tampilan layar aplikasi Kurio

Tampilan layar aplikasi Kurio. Sumber: DailySocial

Demikian bagian pertama tentang pentingnya membaca blog dan menggunakan layanan untuk membantu kita melakukannya.

Kenapa poin ini jadi yang pertama, bisa jadi karena pada bagian-bagian berikutnya lebih pada urusan teknis produksi konten.

Dan konten yang baik biasanya muncul dari pembuat yang memahami dan mengikuti perkembangan persoalan. Sehingga poin-poin selanjutnya itu bisa tak berarti kalau kita tidak mengikuti perkembangannya.


Kesimpulan:

  • Biasakan diri membaca blog atau situs lain yang bisa memberi gambaran dan pemahaman lebih baik tentang dunia media dan tren sosial.
  • Permudah kegiatan membaca blog dengan menggunakan layanan RSS reader atau agregasi konten.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry