Mengenal jenis penyajian tulisan

Jenis penyajian tulisan ini mungkin tidak terlalu penting untuk kebanyakan orang.

Tapi kalau kita mau menyelami kegiatan tulis-menulis lebih dalam, rasanya perlu juga mengenal jenis-jenisnya, supaya kita tahu spesifikasi β€œbarang” yang kita garap.

Untuk awal, mari kita mengenal dulu jenis penyajian dasar yang lazim digunakan di banyak tulisan populer yang beredar; terutama pada tulisan non-fiksi.

Narasi

Tulisan model ini menekankan plot atau alur cerita kental; biasanya digunakan untuk penulisan fiksi, seperti cerpen atau novel.

Sementara untuk tulisan non-fiksi penyajian narasi bisa bikin pembacanya seperti sedang membaca cerita epik yang tak hanya kaya informasi, tapi juga menghibur.

Dalam dunia jurnalistik, jenis penyajian ini akrab dikenal sebagai pondasi jurnalisme sastra.

Menurut penulis buku Anatomi Sastra dan Metode Penelitian Sastra, M Atar Semi, secara ringkas tulisan narasi itu:

  • Menekankan alur yang berurutan atau kronologis.
  • Ada konflik.
  • Memiliki nilai keindahan atau estetika.

Jenis penyajian ini bisa dibilang cukup rumit, karena cenderung mengombinasikan beberapa teknis dan gaya penyajian sekaligus.

But for your information, ada kerangka dasar yang lazim digunakan untuk menulis narasi, seperti berikut:

Narrative Writing Map

  1. Opening atau pengantar; biasanya menerangkan masa sebelum atau awal dari sebuah peristiwa. Informasi yang biasanya terkandung, seperti setting atau keterangan waktu dan tempat, sudut pandang tulisan dalam menceritakan peristiwa, sampai pengenalan karakter di dalam tulisan.
  2. Rising action; saat tulisan mulai memasuki tahap awal dari konflik yang akan diangkat. Pada fase ini juga lazimnya peran protagonis dan antagonis dari karakter dalam tulisan mulai terlihat.
  3. Climax; puncak ketengangan dari persoalan atas peristiwa yang dibahas.
  4. Falling action; uraian akibat terhadap puncak persoalan, atau hal-hal lain yang juga dampak dari konflik yang terjadi.
  5. Resolution; menerangkan akhir dari cerita, bagaimana ujung penyelesaian dari konflik sampai reaksi karakter menghadapi akibatnya.

Deskripsi

Menulis deskripsi ibarat kita sedang menggambar atau melukis objek atau peristiwa tertentu, detail sampai terkesan nyata, dan pembaca bisa merasakan seolah tenggelam ke dalamnya.

Sepintas, penyajian deskripsi seperti serupa dengan narasi. Perbedaan yang mencolok adalah tulisan deskripsi biasanya tidak memiliki plot atau alur cerita dan konflik.

Eksposisi

Jenis yang bisa dibilang paling umum dipakai. Eksposisi adalah tulisan yang mengulas atau menjelaskan hal atau persoalan. Kerangka dasarnya, dibuka dengan sebab dan ditutup dengan akibat.

Persuasi

Bayangkan kita sedang membaca jenis tulisan eksposisi, lalu pada bagian akhir kita diajak melakukan sesuatu untuk merespon akibat yang diulas sebelumnya; maka tulisan itu pun masuk jenis penyajian persuasi.

Ya, inti dari penyajian ini, ada ajakan atau bujukan untuk pembaca melakukan sesuatu yang diinginkan atau diharapkan penulisnya.


Kesimpulan:

  • Kalau tertarik dengan kegiatan tulis-menulis, perlu juga mengenal jenis penyajian tulisan seperti narasi, deskripsi, eksposisi, dan persuasi.
  • Narasi adalah jenis tulisan yang menekankan alur cerita dan konflik.
  • Deskripsi adalah jenis tulisan yang mengurai detail dari suatu hal atau peristiwa.
  • Eksposisi adalah jenis tulisan yang menjelaskan hal atau peristiwa lewat rangkaian sebab dan akibat.
  • Persuasi adalah jenis tulisan yang mengajak atau membujuk pembaca agar menyetujui sudut pandang atau melakukan tindakan tertentu.

Informasi tambahan:

Salah satu tulisan narasi yang populer dan sering dijadikan bahan belajar adalah reportase berjudul Hiroshima yang ditulis peraih penghargaan Pulitzer, John Hersey, dan diterbitkan di majalah The New Yorker pada Agustus 1946.

Tulisan itu menceritakan tentang enam orang yang selamat dari peristiwa bom di Hiroshima, Jepang pada 6 Agustus 1945. Alurnya mengalir dari sebelum bom dijatuhkan sampai satu tahun setelahnya.

Saking panjangnya, hasil peliputan itu memakan seluruh halaman edisi majalah The New Yorker, sampai kemudian dijadikan buku dan terjual sampai jutaan eksemplar.

Kalau tertarik membacanya, sekaligus mendapat salinan naskah Hiroshima, kami akan mengirimkannya via email untuk pembaca yang sudah bergabung dengan komunitas YellowCabin.

Kalau belum bergabung, silakan isi kolom di bawah ini. Thanks! πŸ˜‰



Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

← Previous post

Next post →

6 Comments

  1. Asikkk utk jadi referensi ngerjain tugas kuliah ini. Bahasanya gampang dipahami.
    Lebih enak lagi kalau ada artikel soal ikan, humas, atau komunikasi lainnya. Biar lengkap..
    Coba cerita” ttg jurnalis yg bagus dong.. Biar jadi inspirasi..

    • Pengelola Kabin

      Asikkk, thank youuu! πŸ˜‰ Sipp nanti coba pelan-pelan dilengkapi deh sama artikel tentang iklan, PR, dll. Usul cerita tentang jurnalis itu oke banget, dicoba yaa! Thanks!

  2. Mauuuuuu salinan naskah hisroshimanya….

    • Pengelola Kabin

      Haii Ulfa! Siaps, nanti dikirim via email yaa πŸ˜‰

Comments are closed.