12 Ide penulisan artikel blog

12 ide menulis blog

Punya blog? Atau baru mau memulai?

Kalau belum, dan berpikir untuk menggeluti karier di bidang komunikasi atau jurnalistik, sebaiknya memang ngeblog.

Karena, menurut profesor jurnalistik Mindy McAdams, blogging merupakan salah satu alat cara latihan mujarab untuk praktisi komunikasi, khususnya di bidang jurnalistik dan kehumasan.

Ngeblog bisa tentang apa saja. Paling mudah mengorek topik dari pengelaman keseharian.

Tak perlu pusing dengan kualitas tulisan, karena menghasilkan karya tulis dengan standar tertentu itu urusan lain.

Intinya membiasakan diri menulis.

Persoalannya, seringkali kita merasa tidak ada ide.

Nah! Soal itu, jurnalis dan blogger yang juga mengajar di Birmingham City University dan School of Journalism di London, Paul Bradshaw, pernah menyusun 12 ide penulisan artikel untuk blog yang bisa kita coba di blog kita.

Berikut daftarnya:

1. Merespon bahasan yang kita anggap menarik di internet.

Jika kita menemukan tulisan blog, status Facebook, atau tweet yang menggelitik minat kita, coba ungkapkan pandangan kita terhadap hal itu.

Setelah terbit, tautkan atau sebut si pembahas dengan link tulisan blog kita. Jika respon kita dianggap cukup menarik, bukan tak mungkin link tulisan tadi akan dibantu sebar oleh si pembahas.

2. Usulkan ide tentang hal yang mungkin menarik minat orang.

Tulisan model ini berpotensi memancing reaksi orang lain yang setuju pun tidak dengan ide kita.

Selain berpeluang memunculkan ide segar, ide semacam ini juga memunculkan diskusi yang bisa bikin link tulisan blog kita menjangkau lebih banyak pembaca.

3. Mewawancari seseorang untuk menyampaikan hal yang berguna bagi orang lain.

Coba kontak seseorang yang ahli tentang sesuatu, dan lakukan wawancara untuk menggali saran dari dia tentang hal yang bermanfaat untuk orang lain.

Tak harus selebriti. Bisa saja orang itu saudara kita, kakak kelas, dosen, atau bahkan pengusaha warung di dekat rumah.

4. Melaporkan kegiatan atau acara.

Tak semua orang bisa datang pada kegiatan atau acara tertentu. Kalau kita sempat datang, pengalaman itu bisa diceritakan lewat blog.

Ide ini berpeluang menarik pembaca yang berminat dengan acaranya tapi tak sempat datang. Kalau bisa, pembaca merasa mendapatkan pengalaman seperti seolah menghadiri acara itu.

5. Lontarkan pertanyaan untuk didiskusikan.

Blog pada umumnya memiliki ruang untuk pembacanya berkomentar. Ide ini berupaya menyasar respon pembaca di area komentar.

Urai pertanyaan kita tentang sesuatu ke dalam tulisan. Terangkan kebingungan dan kebutuhan kita soal pentingnya jawaban atas pertanyaan kita kita ajukan.

6. Mengambil posisi pada topik tertentu.

Diskusi atau perdebatan pada umumnya melibatkan dua sudut pandang berbeda: pro dan kontra.

Pilih salah satu, dan ungkapkan dalam blog kita. Jika tulisan kita berpihak pada kelompok pro, maka kelompok itu berpotensi menyukai tulisan kita.

Sementara kelompok kontra mungkin akan meremehkan dan menanggapi pandangan kita dengan negatif. Kalau pun itu terjadi, ya tak apa juga. Bahkan mungkin bagus.

Begitupun sebaliknya.

7. Merefleksikan suatu topik pada hal lain, atau mengambil perumpamaan (analogi).

Ide ini membutuhkan kejelian dan pemahaman yang dalam dari penulisnya.

Misal membahas keseruan politik Indonesia dengan analogi permainan catur; atau mengulas isu sosial dengan perumpamaan lagu-lagu Justin Bieber.

Hati-hati, karena model semacam ini bisa bikin tulisan jadi segar dan asyik diikuti. Tapi kalau kurang tepat bisa membuat tulisan jadi terasa mengada-ada.

8. Bermain dengan unsur visual.

Suka memotret, menyunting video, atau bahkan memiliki skill desain grafis? Optimalkan minat dan kemampuan itu untuk menceritakan sesuatu di blog.

9. Ulas sesuatu yang berguna untuk orang lain.

Internet diandalkan nyaris seluruh penggunanya untuk mencari tahu tentang sesuatu. Entah tip melakukan sesuatu, atau informasi produk.

Tulis ulasan berdasarkan pengalaman kita menggunakan produk atau layanan tertentu. Beri imbuhan tip atau kiat tertentu, agar lebih menarik minat pembaca.

10. Bikin daftar tentang suatu hal.

Uraian daftar atau populer disebut listicle konon merupakan konten paling digemari di internet saat ini.

Kita juga bisa mengadaptasi ide ini dengan menyusun daftar hal tertentu; misal: 10 Buku yang perlu dibaca tentang periklanan, atau 5 Aplikasi yang bisa membantu wawancara dengan ponsel.

11. Tulis tentang cara atau tahapan melakukan sesuatu.

Banyak yang bilang, konten semacam ini abadi. Setiap orang pasti ada saja kebutuhan untuk mengetahui cara atau tahapan melakukan sesuatu.

Misal: Tutorial bikin blog di WordPress, Langkah-langkah menulis berita, atau Cara mengambil foto hitam putih seperti fotografer profesional.

12. Ajak orang lain menulis di blog kita.

Blog kita tak harus hanya berisi konten bikinan kita. Bisa saja mengundang orang lain untuk menyumbangkan konten. Entah artikel, foto, atau komik.

Pengisinya pun bisa saja teman sendiri, adik, atau mungkin blogger lain yang kita kenal.

Bagaimana? Apakah ada di antara 12 ide di atas yang ingin segera dicoba? Atau ada ide lain?

  • terimakasih. bang…idenya sangat membantu. hehhe

  • Joni_Lesmana

    Justin Bieber min bukan Justin Beiber hahaha

    • Admin Yellowcabin

      Waa hahaha iya iya maaf, sudah dikoreksi. Terima kasih yaa! ;-D